Open Run LA Lights Streetball 2009 - BANDUNG
27 Juni 2009 - Day 1
Apa yang paling diingat oleh para streetballer ketika mendengar kota ”Bandung”? Apalagi selain, ”Future”. Yup, Future merupakan salah satu komunitas streetball terbesar di Indonesia, dan sudah menghasilkan sekian banyak streetballer-streetballer berbakat yang selalu berprestasi di dalam kompetisi LA Lights Streetball ini. Future memiliki seorang leader, yang pasti sudah tidak asing lagi di mata para streetballer, yaitu Richard A.K.A. Insane, yang sejak tahun lalu sudah tidak aktif lagi untuk bermain di kompetisi ini. Tapi tentunya, tim Future ini masih mempunyai pemain-pemain berbakat lainnya yang sudah pasti sangat berpengalaman di dalam dunia streetball. Oleh karena itu, walaupun kita tahu, bahwa tim ini merupakan tim undangan di hari kedua nanti, mereka tetap memiliki sejumlah pemain berbakat lainnya yang akan diturunkan pada hari pertama di GOR Padjajaran Bandung ini. Sebut saja tim Future 2 & 3 dan tim Masa Depan 1 & 2 (berisikan pemain-pemain yang relatif lebih muda) akan bertanding di hari pertama ini. Mereka akan bersaing dengan beberapa tim streetball lainnya seperti Ball Star 2 dan Phoenix 1 & 2.
Pertandingan demi pertandingan pun berlangsung cukup seru. Beberapa tim menunjukkan skill mereka masing-masing untuk dapat lolos di hari pertama ini. Yang terlihat paling menonjol di hari pertama ini adalah tim Future 2 dan tim Phoenix 1 & 2. Tim Future 2 dimotori oleh salah satu eks National All-Star kita, yaitu Roland A.K.A. Anything U Need. Di samping itu, tim ini juga memiliki salah satu pemain muda andalannya, yaitu Rico A.K.A. Haleluya, yang merupakan ”the rising star” dari komunitas Future Streetball. Sedangkan tim Phoenix 1 & 2 selain bermaterikan pemain-pemain profesional dan eks profesional, seperti Fanny Budianto dan Cheko, tim ini juga memiliki 1 streetballer andalannya, yaitu Edu A.K.A. E-Cool A.K.A. Amazing Grace dan Aldy A.K.A. Sky. Tim Phoenix 1 sendiri dimotori oleh salah satu pemain City Selection Jakarta 2008, yaitu Michael A.K.A. Too Fast Too Furious. Tapi sayang, langkah tim Phoenix 2 harus terhenti di babak semifinal hari ke-1, setelah dikalahkan oleh tim Future 2. Dengan demikian, maka tim Future 2 dan tim Phoenix 1 pun lolos ke hari selanjutnya. 16 pemain terbaik yang telah dibagi di dalam 2 tim (1st & 2nd team) juga telah dipilih untuk bergabung bersama tim 2 besar tersebut dan 4 tim undangan lainnya.
28 Juni 2009 - Day 2
Sejak pagi, GOR Padjajaran Bandung sudah terlihat cukup ramai, baik oleh penonton-penonton setia yang ingin menyaksikan para jagoannya bertanding atau para streetballer yang memang ingin menyaksikan salah satu pertandingan terseru di hari ke-2 ini. Ya, tentu saja, oleh karena Future 1, yang bermaterikan streetballer-streetballer kelas nasional akan bertanding melawan Ball Star Bandung 1, yang juga bermaterikan streetballer-streetballer handal di kota Bandung ini. Sebut saja Vicky A.K.A. Poison V yang berasal dari tim Future 1, merupakan ”3-times National All-Star” sejak tahun 2006-2008. Keahliannya dalam mengolah bola dan melakukan trik-trik streetball sangat mampu untuk mengecoh lawan dan mendapatkan banyak point breaker dari para Juri. Rekan-rekan se-tim lainnya juga tidak dapat disepelekan, oleh karena banyaknya pengalaman dan jam terbang di ajang kompetisi streetball ini. Lain hal dengan Ball Star 1 asal Bandung ini, tim ini berisikan pemain-pemain muda berbakat. Komunitas Ball Star sendiri, yang pada awalnya berasal dari kota Jakarta, memang sudah cukup dikenal oleh para streetballer di berbagai kota di Indonesia. Mereka juga yang menjuarai kompetisi LA Lights Streetball 2009 di kota Jakarta minggu lalu. Dan kali ini, tim Ball Star 1 ingin membuktikan bahwa mereka juga layak untuk menyandang gelar juara tersebut di kota Bandung ini.
Di dalam pertandingan ini, terlihat pemain-pemain Ball Star 1 sulit untuk menahan pemain National All-Star kita, Poison V, sehingga banyak sekali poin yang didapat oleh nya lewat lay-up dan point breaker. Dengan tertinggal jauh nya poin Ball Star 1 dengan tim Future 1 yang hampir mencapai 20 poin, maka tim Future 1 pun akhirnya memenangkan pertandingan tersebut.
Tim streetball lain nya yang juga berasal dari kota Bandung adalah tim 8 PM. Walaupun tim ini tidak bermaterikan pemain-pemain eks National All-Star seperti Future 1, mereka tetap memiliki tim yang sangat solid. Dengan big-man andalannya, Harold, banyak sekali poin-poin yang di dapat baik dari point breaker atau pun dunk. Tapi sayang, tim ini belum cukup mampu untuk membawa tim nya ke babak final. Tim-tim unggulan lainnya seperti Future 2, 1st team, 2nd team dan Masa Depan 1 rupanya belum mampu juga membawa tim nya untuk melaju ke babak final. Sedangkan tim Phoenix 1, yang memiliki pemain-pemain basket berpengalaman mampu untuk lolos ke babak final, dan bertemu dengan tim yang belum terkalahkan sejak awal, yaitu Future 1.
Pertandingan final merupakan pertandingan yang paling ditunggu-tunggu oleh para penonton dan para streetballer di kota ini. Walaupun Poison V, yang sebelumnya hampir tidak bisa bermain di pertandingan final ini dikarenakan satu dan lain hal, akhirnya memutuskan untuk bisa bermain. Tentu saja kita tahu, bahwa tanpa Poison V, tim Future ini akan sangat berat untuk dapat memenangkan pertandingan ini.
Detik demi detik, menit demi menit dan babak demi babak pun berlangsung sangat seru. Para penonton pun terlihat sangat antusias dalam menyaksikan pertandingan puncak kompetisi ini. Tentu saja, hampir seluruh penonton di GOR Padjajaran ini membela tim streetball kebanggaan kota mereka, yaitu Future 1, sehingga banyak sekali dukungan yang diberikan kepada tim ini. Lain hal dengan tim Phoenix 1, sedikit sekali penonton atau pihak-pihak yang mendukung tim ini, oleh karena pada dasarnya, pemain-pemain dari tim Phoenix sendiri merupakan pemain-pemain ”straight basket”, dan jarang sekali menunjukkan trik-trik atau style-style streetball. Sehingga pada akhirnya, tim ini pun harus tunduk pada tim Future 1, setelah dikalahkan dengan selisih 8 poin di akhir pertandingan. Future 1 memang layak untuk menjadi juara di kompetisi ini. Bahkan mereka juga mempunyai keinginan untuk dapat menjadi juara di babak Grand Final nanti. Kita tahu, di dalam 4 tahun terakhir, tim kota Jakarta berturut-turut selalu menjadi juara nasional di kompetisi ini. Apakah tahun ini tim kota Bandung, yaitu Future 1, layak berada di posisi tertinggi di ajang kompetisi streetball terbesar di Indonesia ini? Kita tunggu saja tanggal mainnya!
Sebelum acara berakhir pada malam hari ke-2 ini, para National All-Stars kita pun melakukan pertandingan eksibisi melawan 8 pemain pilihan juri, seperti Rico A.K.A. Haleluya, Rangga A.K.A. Insect, Lazy King, dan Juara Rim Shaker Gaby A.K.A. High Voltage. Sedangkan All-Star yang bertanding adalah Andika A.K.A. Department Of Defense, Lana A.K.A. Money Man, Brian A.K.A. Shifty, Gandi A.K.A. Nasty G, dan Soleh A.K.A. Superman. Permainan-permainan cepat dan menarik pun disuguhkan para streetballer ini, terutama All-Star kita, Nasty G dan Superman selalu melakukan dunk-dunk yang sangat spektakuler. Money Man pun terlihat beberapa kali melakukan berbagai jenis trik yang seringkali mendapatkan point breaker combo, sehingga membuat lawan-lawannya kesusahan untuk menjaga nya. Lazy King, dari tim City Selection Bandung pun patut diacungi jempol. Trik-trik yang dilakukannya beberapa kali mendapat point breaker dari para juri. Secara keseluruhan, pertandingan eksibisi ini berjalan sangat seru dan exciting, sehingga membuat para penonton di GOR Padjajaran untuk tinggal sampai acara ini berakhir. Pertandingan ini pun ditutup dengan kemenangan tim All-Star yang unggul 10 poin dari tim City Selection Bandung.
Summary dari seluruh kegiatan acara LA Lights Streetball 2009 Competion di Bandung:
Streetball Competion:
I: Future 1
II: Phoenix 1
Beat Da Clock Battle:
I: Phoenix 1 (Edu & Cheko)
II: Future 1 (Acong & Gaby)
Rim Shaker Contest:
I: Gaby (Future 1)
II: Harold (8 PM)
Freestyle Battle:
I: Marco
II: Ivan
Rap Battle:
I: Rudi
II: Prancis
B-Boy Battle:
I: B Breaking
II: One A Hunting Crew
Rookie:
Rico (Future 2)
Tags: bandung, la lights, open run, Streetball
Related Posts:
July 2nd, 2009 at 3:10 pm
berita allstarnya mana neh?? mang ga da allstar yang jadi bintang tamu yah di bandung?? big respect yooo
July 2nd, 2009 at 9:39 pm
sudah diupdate bro blackman….
thanks atas masukannya…
salam!
July 6th, 2009 at 7:12 pm
i need the documentary ASAP !
July 14th, 2009 at 12:09 am
sky this mamen….gbu
July 20th, 2009 at 8:31 am
mana ni videonya wa pengen liat nak2 bandung
August 9th, 2009 at 4:30 pm
jadwal main lgi kapan donk….??
pengen nonton….??
dan di mna…??
August 10th, 2009 at 12:32 pm
@delila –> jadwal selanjutnya itu grand final di jakarta, 30-31 oktober!
Dateng yaa!! Bela tim kota mu
August 17th, 2009 at 4:19 pm
bandung kota streetball!!
maju trus l.a streetball !!! semoga ke depan’a lbh baik….
mau nanya…final’a kpn n d mna? thx…
August 18th, 2009 at 11:16 am
Thanks Tha Kid!
Grand Final akan diadakan pada tgl 30-31 Oktober 2009 di Senayan, sama seperti tahun2 sebelumnya.