Open Run LA Lights Streetball 2009 - JAKARTA
20 Juni 2009 - Day 1
The day is here!!
Hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para streetballer di seluruh Indonesia, terutama para streetballer dari kota Jakarta akhirnya tiba juga. Yup, hari ini merupakan hari pertama putaran Jakarta LA Lights Streetball 2009. Hari ini juga merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh beberapa streetballer berkelas All-Star seperti Spin Boy, Straight Basket, Demolition, Best Kept Secret, dan para streetballer lainnya untuk bisa showoff their skills dan mengeluarkan semua hasil latihan dan persiapan mereka selama ini!! Selain itu, kompetisi kali ini juga dipenuhi oleh beberapa pemain IBL dan eks IBL, seperti Happy (Bad Boys I), Bayu Radityo (Ball Star Indonesia), Metal (FSI), Anthony (FSI), Acel (Offsiders I), dan Mbot (Offsiders I). Pemain-pemain dari tim-tim kampus di Jakarta juga turut ikut ambil bagian di kejuaraan streetball paling bergengsi ini. Sudah pasti, acara yang diadakan di GOR Bulungan Jakarta ini sudah dipenuhi oleh para streetballer dan penonton setia sejak mulai pagi hari, dan mereka sudah tidak sabar untuk melihat aksi-aksi jagoan-jagoan mereka untuk tampil di acara ini.
Hari pertama di putaran Jakarta ini tidak begitu beda dengan hari-hari pertama di kota-kota sebelumnya, dimana tim-tim bukan undangan, seperti Masa Depan, JSB, Offsiders 2, 9PM 2, Bad Boys I, Ball 2 Shine, dan yang lainnya bermain untuk merebut 2 tiket menuju hari ke-2 untuk bertanding kembali bersama tim-tim undangan.
Pertandingan demi pertandingan berjalan seru dan menarik. Banyak tim-tim tangguh yang sudah mengalami kekalahan di babak-babak awal, seperti tim JSB dan Masa Depan Streetballer. JSB yang dimotori oleh Subhan, yang merupakan City Selection All-Star 2005, pun harus terhenti langkah nya di hari pertama ini, dan gagal untuk melanjutkan di hari ke-2.
Salah satu tim yang paling menarik perhatian banyak orang di hari pertama ini adalah tim Offsiders 2. Tidak jauh berbeda dengan juara LA Lights Streetball di kota Jogjakarta kemarin, tim ini bermaterikan pemain-pemain basket dari liga mahasiswa di Indonesia. Walaupun bisa dibilang, mereka cukup baru di dunia streetball, tapi dalam waktu singkat, mereka sudah bisa mempelajari sedikit trik-trik streetball, dan mendapat beberapa ”point breaker” dari para juri kita. Aksi-aksi dunk yang memukau juga seringkali mereka tunjukkan untuk membuat lawan menjadi down, sehingga tidak heran mereka dapat lolos sampai akhir putaran hari ke-1, dan mendapat 1 tiket untuk bermain di hari ke-2. Dengan mengandalkan speed dan kekompakan dalam bermain, tim Bad Boys I, yang dimotori oleh Happy juga berhasil lolos di hari ke-1 ini, dan mendapat kesempatan untuk bermain di hari ke-2.
21 Juni 2009 - Day 2
9PM, Ball Star Indonesia, Freestyle Indonesia, dan Offsiders I merupakan tim-tim undangan yang hari ini akan mulai bertanding di kompetisi ini. Ke-4 tim tersebut merupakan tim-tim streetball yang memiliki komunitas besar di kota Jakarta, dan sudah pasti, para pendukung mereka sudah ikut meramaikan GOR Bulungan Jakarta dari pagi hari untuk memberi support kepada mereka.
Pertandingan pertama merupakan salah satu pertandingan yang paling dinanti oleh banyak streetballer di seluruh Indonesia, karena Offsiders (runner-up tahun lalu) akan bertanding melawan Ball Star Indonesia (Juara 2007). Isn’t it CRAZY ?!! Bahkan, para All-Stars kita, yang sejak jam 7 pagi telah menjalani latihan untuk persiapan eksibisi nanti, tidak jadi balik ke hotel untuk istirahat, karena mereka memilih untuk tinggal sebentar agar dapat menyaksikan pertandingan ini. BSI dipimpin oleh Bayu Radityo A.K.A. Lunatic dan Bicek A.K.A. Demolition, yang merupakan City Selection All-Stars tahun 2008 kemarin. Sedangkan tim Offsiders I memiliki salah satu langganan All-Star mereka, yaitu Rico A.K.A. Spin Boy.
Pertandingan berlangsung keras dan seru. Tidak sedikit trik-trik streetball dikeluarkan oleh pemain-pemain dari kedua tim ini. Akan tetapi, Offsiders I akhirnya harus mengakui kekuatan dari pemain BSI setelah mengalami kekalahan tipis di pertandingan pertama ini.
Pertandingan kedua ternyata tidak kalah seru, oleh karena dua tim streetball ternama di Jakarta, yaitu FSI dan 9PM akan saling unjuk kebolehan masing-masing. FSI, yang merupakan tim senior, yang telah menjuarai 2 kompetisi streetball LA Lights ini secara berturut-turut (2005 dan 2006) bermaterikan pemain-pemain lama seperti Nyong A.K.A. Spinman, Don A.K.A. The Man, Coki A.K.A. Road Runner, dan Tico A.K.A. Straight Basket. 9PM juga memiliki 2 streetballer andalan mereka yaitu Upi A.K.A. Best Kept Secret (City Selection All-Star 2006) dan Inggit A.K.A. New Battery. Terlihat dari kedua tim bahwa mereka sangat siap untuk bertanding di kompetisi kali ini, terutama FSI, yang tahun lalu tidak ikut serta di dalam kompetisi ini.
Di pertandingan ini, Best Kept Secret memperlihatkan kecepatan dan kelihaiannya dalam melakukan gerakan-gerakan streetball, sehingga seringkali pemain FSI kesulitan dalam melakukan penjagaan. New Battery juga beberapa kali berhasil melakukan trik-trik terhadap bigman-bigman FSI. Untuk pemain setinggi sekitar 190-an cm ini, New Battery merupakan salah satu bigman yang handal dalam melakukan dunk dan trik-trik streetball. Akan tetapi, FSI ternyata juga tidak mau kalah. Dengan pemain senior andalan mereka, Spinman dan The Man, poin-poin yang kebanyakan didapat dari lay-up dan jumpshot tidak dapat dibendung oleh 9PM. Di akhir pertandingan, FSI pun menunjukkan bahwa ternyata mereka lebih unggul dengan hanya beberapa angka saja.
Pertandingan demi pertandingan pun berjalan dengan keras dan seru. Dua tim unggulan dari hari ke-1, Offsiders 2 dan Bad Boys 1 pun dengan mulus melaju ke babak semifinal. Di sisi lain, Offsiders 1 harus menelan dua lagi kekalahan pahit, yang membuat mereka gagal untuk melanjutkan ke babak semifinal. Dan dua tim lain yang lolos ke babak semifinal adalah BSI dan FSI.
Semifinal pertama adalah pertandingan antara BSI dan FSI. Pertandingan ini juga merupakan salah satu pertandingan yang telah dinanti-nanti oleh seluruh streetballer di kota Jakarta ini. BSI, yang dua tahun berturut-turut harus menelan kekalahan dari FSI di babak awal (2005) dan di babak final (2006), tidak ingin mengulangi kejadian yang sama lagi. Mereka bermain keras dan sportif sejak dari awal pertandingan. FSI pun memberikan perlawanan yang cukup berarti, sehingga membuat pertandingan ini dilanjutkan dalam perpanjangan waktu (Overtime). Di dalam babak perpanjangan waktu, kejar-kejaran angka pun terjadi begitu sengit, sehingga seringkali membuat angka menjadi seri. Pada saat pertandingan hanya tinggal di bawah 10 detik, dan angka sementara saat itu hanya berbeda 3 angka, Spinman melakukan kesalahan (turnover) yang membuat tim nya harus mengalami kerugian pahit. Dalam kejadian ini, Spinman dari tim FSI terlihat sangat kecewa terhadap keputusan wasit dan membuat pertandingan harus diberhentikan sesaat. Oleh karena keputusan wasit adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, maka tim FSI yang merasa sangat dirugikan tidak bersedia melanjutkan pertandingan, sehingga dengan demikian, BSI akhirnya lolos menuju babak final. Overall, it was a heck of a GAME !!
Di pertandingan semifinal lainnya, Offsiders 2 ternyata masih lebih tangguh dibandingkan dengan tim Bad Boys 1, sehingga mereka pun lolos menuju babak final untuk bertemu dengan tim BSI.
Setelah penonton sempat dihibur oleh battle-battle lain, seperti B-Boy Battle, Rap Battle, Freestyle Battle dan Beat Da Clock Battle, akhirnya pertandingan final pun dilaksanakan. BSI yang merupakan juara tahun 2007 kemarin akan bertanding melawan tim Offsiders 2 yang berisikan pemain-pemain muda berbakat.
Di dalam game ini, tidak begitu banyak terlihat trik-trik streetball yang dikeluarkan oleh masing-masing tim, oleh karena ketatnya penjagaan yang dilakukan oleh kedua tim ini. Lunatic beberapa kali terlihat lolos dari penjagaan lawan, dan berhasil mendapatkan “point breaker”, sehingga membuat tim nya selalu unggul beberapa angka. Hingga menjelang akhir pertandingan, Offsiders 2 ternyata sangat sulit untuk mendapatkan angka, dan mereka pun terlihat lelah secara mental maupun fisik. Dengan demikian, BSI pun akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan, dan menjadi Juara I di LA Lights Streetball Jakarta tahun ini.
Final game tersebut bukanlah puncak acara di hari ke-2 kompetisi ini, karena acara ini kembali akan ditutup dengan pertandingan eksibisi antara National All-Stars dengan City Selection All-Stars. Perwakilan dari Jakarta yang memiliki kesempatan untuk dapat bertanding melawan tim National All-Stars ini adalah Upi (9PM), Dwi (1st Squad), Ibnu (1st Squad), Bintang (BSI), Joe (Offsiders 1), Inggit (9PM), Tico (FSI), dan Ikbal (1st Squad). Ikbal, yang awalnya merupakan pemain dari tim JSB, tampil sebagai “Best Rookie” pilihan para juri LA Lights Streetball.
Pertandingan eksibisi antara National All-Stars dengan City Selection All-Stars tidak perlu diragukan lagi kehebohan dan kegilaannya. Selalu ada trik-trik keren dan dunk-dunk spektakuler yang dilakukan oleh para pemain-pemain ini, terutama dari tim National All-Stars. Ada Lana A.K.A. Money Man, Vicky A.K.A. Poison V, Gandi A.K.A. Nasty G, Brian A.K.A. Shifty, dan Soleh A.K.A. Superman. Mereka dengan mudah melakukan trik-trik menipu lawan dan melakukan dunk-dunk yang dapat membuat penonton terperangah dan sangat terhibur. Pada akhirnya, pertandingan ini pun dimenangkan mutlak oleh tim National All-Stars dengan angka 39-29. GREAT JOB, ALLSTARS !!
Summary dari seluruh kegiatan acara LA Lights Streetball 2009 Competion:
Open Run Champions:
I: Ball Star Indonesia
II: Offsiders 2
Beat Da Clock Battle:
I: 1st Squad (Ibnu & Dwi)
II: Offsiders 2 (Joe & Teki)
Freestyle Battle:
I: Hendra (Masa Depan Freestyle)
II: Detri (Masa Depan Freestyle)
Rap Battle:
I: Kojek
II: Mangap
B-Boy Battle:
I: Killa Fresh
II: BZB
Related Posts:
July 22nd, 2009 at 8:45 pm
hi street,,,,,,,,,
aq pengen jd anak atreet sejati
gmn cranya ya,
October 22nd, 2009 at 9:41 am
Big Props for LA-Street Ball…. dope
The bboys are sick…. hittin back next Year fellas
Peace,
KILLA FRESH CREW