Open Run LA Lights Streetball 2009 - BANJARMASIN
Banjarmasin, sebagai kota ke-2 diadakannya kompetisi LA Lights Streetball 2009, merupakan salah satu kota yang ditunggu-tunggu para streetballer se-Kalimantan. Di tahun-tahun sebelumnya, Pontianak dan Balikpapan pernah menjadi tuan rumah kompetisi streetball ini, tapi kali ini, hanya kota Banjarmasin lah yang akhirnya menjadi kota satu-satu nya diadakannya kompetisi streetball ini. Jadi bisa loe bayangin kan betapa gak sabar nya masyarakat di Kalimantan ini ingin menyaksikan streetballer-streetballer kota mereka tampil?
Nama Andhika A.K.A. Department Of Defense dan Goching A.K.A. The Atmosphere pasti udah gak asing lagi di kuping para streetballer. Yup, mereka merupakan dua streetballer yang tahun lalu terpilih sebagai National All-Stars. Walaupun Andhika, atau yang lebih dikenal dengan sapaan “DOD”, berasal dari kota Palangkaraya, tapi tidak sedikit penonton ataupun pemain di Banjarmasin ini yang nge-fans banget sama dia, dan bahkan ada beberapa pemain yang juga meminta diajarkan trik-trik dalam streetball. Lain hal nya dengan Goching, streetballer yang satu ini merupakan salah satu aset kebanggaan kota Banjarmasin. Pemain dengan tinggi sekitar 180 cm ini mempunyai spesialisasi dalam hal melakukan dunk-dunk yang spektakuler dan membuat decak kagum penonton. Dan di kompetisi kali ini, kedua National All-Stars ini akan kembali bergabung dengan tim-tim streetball mereka untuk kembali merebut gelar juara LA Lights Streetball Banjarmasin 2009.
9 Mei 2009 - Day 1
Sejak pukul jam 9 pagi, GOR dimana LA Lights Streetball ini diadakan sudah dipadati penonton. Mereka sudah tidak sabar untuk menyaksikan tim-tim streetball kota mereka untuk beraksi di dalam kompetisi ini. Jatah sebanyak maksimal 24 tim pun terisi dengan penuh, seakan-akan para streetballer ini tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk beraksi di ajang streetball paling bergengsi ini.
Acara pun dimulai pada pukul 10.00 tepat, dan pertandingan demi pertandingan pun berlangsung begitu seru dan dramatis. Tim-tim yang bermain di kompetisi ini banyak dipenuhi dengan muka-muka baru, oleh karena kebanyakan streetballer-streetballer ternama dari kota Banjarmasin akan bermain di hari ke-2 dengan tim-tim undangan.
Tidak banyak aksi-aksi memukau atau membuat kagum penonton di hari pertama kompetisi ini, tapi beberapa juri sudah menaruh perhatian khusus terhadap 16 streetballer yang akan disatukan kembali menjadi 2 tim, yaitu Red Team dan White Team, untuk bertanding di hari ke-2. Dua tim lain yang juga lolos untuk bermain di hari ke-2 adalah RCN 2 dan Black Juice Junior. Ke empat tim ini akan kembali beraksi besok (hari ke-2) bersama tim-tim streetball undangan.
10 Mei 2009 - Day 2
Hari ke-2 kompetisi streetball di kota Banjarmasin ini mungkin merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh para insan streetball di seluruh daerah Kalimantan. Penonton dan pemain dari segala penjuru pun banyak yang berdatangan untuk menyaksikan tim-tim streetball dari kota mereka untuk bertanding di kompetisi ini. Sebut saja tim Black Juice, yang dimotori oleh Andhika A.K.A. D.O.D dan Esto A.K.A. Easy-E, yang sudah jauh-jauh datang dari kota Palangkaraya, akan siap melakukan aksi-aksi freestyle dan dunk spektakuler nya. Dan juga juara bertahan, tim RCN 1 tidak akan tinggal diam untuk mempertahankan gelar juara yang mereka dapat tahun lalu, dengan salah satu pemain andalan mereka, Goching A.K.A. The Atmosphere.
Pertandingan demi pertandingan pun berlangsung sangat seru, dan banyak trik-trik baru, serta aksi dunk-dunk yang dilakukan oleh para streetballer di kompetisi ini. Walaupun di tengah-tengah acara sempat terjadi hujan yang sangat deras, yang membuat lapangan nya sempat tergenang oleh bocoran air dari atap GOR tersebut, tapi itu tidak membuat para penonton dan para streetballer kesal dan meninggalkan acara tersebut. Mereka dengan setia menunggu para panitia yang dengan sigap memperbaiki kebocoran yang ada, serta membersihkan genangan-genangan air yang sempat masuk ke lapangan. Hanya dalam beberapa menit saja, pertandingan dapat dilanjutkan kembali, dan segala masalah dapat teratasi dengan sangat baik.
Tahun ini, streetballer yang menurut saya paling gokil, atau biasa disebut ”Most Improved Player” adalah Esto A.K.A. Easy-E. Pemain dengan postur tubuh sekitar 180 cm ini memiliki skill dribble/handle yang sangat baik, dan dapat dengan mudah menipu lawan dengan trik-trik streetball nya. Bukan hanya itu, pemain yang lahir di kota Palangkaraya 24 tahun yang lalu ini, juga selalu memberikan aksi finish yang memukau dengan power dunk nya. Tema “When Skills Meet Power” benar-benar dimiliki oleh pemain yang tahun lalu sempat menjadi pemain City Selection kota Banjarmasin ini. Namun sangat disayangkan, tim Black Juice yang dia bawa menuju ke final bersama D.O.D. dan rekan-rekan se-tim lainnya harus puas di posisi 2, setelah mengalami kekalahan 44-52 dari tim RCN 1. Di dalam pertandingan ini juga, Easy-E harus mengalami cedera ankle di kaki nya, yang mana hal tersebut akan sangat merugikan tim yang dimotorinya (Black Juice). Tetapi hasil jerih payah nya ternyata tidak berakhir sampai di situ, oleh karena di akhir acara ini, Easy-E terpilih sebagai Best Rookie of the competition, yang nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk bertanding kembali bersama rookie-rookie kota lain di Grand Final LA Lights Streetball 2009 pada bulan Oktober 2009 mendatang.
Sebagai acara penutup, pertandingan eksibisi antara National Allstars vs. City Selection Team adalah pertandingan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh penonton dan streetballer di kota Banjarmasin ini. Setiap insan-insan streetball di kota ini ingin melihat aksi dunk memukau dari Ijal A.K.A. Nightmare dan Gandi A.K.A. Nasty G. Aksi-aksi freestyle dan trik-trik untuk menipu lawan dari Vicky A.K.A. Poison V, Lana A.K.A. Money Man, dan Brian A.K.A. Shifty juga sangat dinantikan oleh seluruh pecinta streetball di kota ini. Ke-5 orang tersebut merupakan perwakilan dari 8 National Allstars yang akan melakukan pertandingan eksibisi ini.
Trik demi trik, dunk demi dunk pun dilakukan oleh streetballer-streetballer bertaraf nasional ini, mereka dengan sangat mudah menipu dan melewati lawan, dilanjutkan dengan melakukan alley-oop pass ke rekan se-tim nya untuk di-finish-kan dengan aksi dunk yang sangat dahsyat! Awesome! They are really spectacular!!
CONGRATZ buat tim RCN 1 yang menjadi juara di kompetisi LA Lights Streetball ini!!
Dan juga CONGRATZ buat Esto A.K.A. Easy-E, yang terpilih sebagai Best Rookie!!
Sampai bertemu di Grand Final Jakarta nanti!
Tags: banjarmasin, LA Streetball Open Run 2009
Related Posts:
October 15th, 2009 at 10:22 pm
ajari dasarnya street ball dong